tips membersihkan ikan berlendir | foto ilustrasi: Gemini AI
Brilio.net – Membersihkan ikan sering kali menjadi bagian yang paling menantang dalam proses memasak. Lendir yang licin dan bau amis yang tajam jika tidak ditangani dengan benar dapat merusak cita rasa hidangan secara keseluruhan. Selama ini, banyak dari kita yang hanya mengandalkan jeruk nipis atau cuka, padahal ada metode lain yang tak kalah efektif.
Melansir inspirasi dari akun TikTok @rumah_stia, tepung terigu ternyata menjadi solusi praktis untuk mengangkat kotoran membandel pada ikan. Tekstur tepung yang halus memiliki kemampuan menyerap lendir secara instan dan mengikat aroma amis tanpa merusak struktur daging ikan. Cara ini sangat direkomendasikan bagi kita yang ingin proses dapur lebih cepat, ekonomis, dan efisien.
Panduan Langkah Membersihkan Ikan dengan Tepung Terigu
Metode ini sangat mudah diaplikasikan untuk berbagai jenis ikan. Berikut adalah langkah-langkah detailnya:
1. Persiapan Awal: Pastikan ikan sudah dibuang isi perut dan insangnya, lalu cuci dengan air mengalir untuk membuang darah yang menempel.
2. Penaburan Tepung: Taburkan tepung terigu kering secukupnya hingga menutupi seluruh permukaan kulit ikan.

tips membersihkan ikan berlendir
© 2026 /TikTok/@rumah_stia
3. Proses Penggosokan: Gunakan tangan untuk meratakan tepung sambil digosok secara lembut. Kita akan merasakan tekstur ikan yang awalnya licin perlahan berubah menjadi kesat karena lendir terserap oleh tepung.
4. Pembersihan Menyeluruh: Pastikan seluruh bagian, termasuk sela-sela kepala dan bagian dalam perut, terkena baluran tepung untuk memastikan bau amis benar-benar hilang.

tips membersihkan ikan berlendir
© 2026 /TikTok/@rumah_stia
5. Bilas Hingga Tuntas: Bilas ikan lagi di bawah air mengalir. Pastikan semua sisa tepung dan slime rontok seluruhnya hingga permukaan ikan terasa bersih sempurna.

tips membersihkan ikan berlendir
© 2026 /TikTok/@rumah_stia
Tips Tambahan untuk Hasil Ikan yang Lebih Segar
Agar kualitas ikan tetap terjaga selama proses pembersihan, perhatikan poin berikut:
– Gunakan Secukupnya: Kita tidak perlu menggunakan terlalu banyak tepung; cukup tipis asalkan merata.
– Sentuhan Lembut: Gosok dengan perasaan agar kulit ikan tidak terkelupas atau dagingnya memar.
– Air Mengalir: Selalu gunakan air yang mengalir saat pembilasan akhir agar kotoran yang terikat tepung tidak menempel kembali.
– Kombinasi Opsional: Jika ikan memiliki aroma amis yang sangat kuat (seperti ikan air tawar tertentu), kita tetap bisa menambahkan sedikit perasan jeruk nipis setelah proses tepung selesai.
FAQ Penting Seputar Membersihkan Ikan dengan Tepung
1. Mengapa tepung terigu bisa menghilangkan bau amis?
Tepung terigu memiliki sifat adsorpsi yang baik, artinya ia mampu mengikat partikel bau dan lendir (mukus) yang ada pada kulit ikan, sehingga kotoran tersebut mudah luruh saat dibilas.
2. Apakah cara ini bisa digunakan untuk ikan laut dan ikan air tawar?
Sangat bisa. Metode ini efektif baik untuk ikan laut yang cenderung berbau amis kuat, maupun ikan air tawar (seperti lele atau belut) yang cenderung sangat berlendir.
3. Apakah tepung terigu akan memengaruhi rasa masakan nantinya?
Sama sekali tidak. Selama pembilasan dilakukan dengan bersih, tidak akan ada sisa rasa tepung yang tertinggal. Justru rasa asli daging ikan akan lebih menonjol karena bau amisnya sudah hilang.
4. Bolehkah menggunakan tepung lain seperti tepung beras atau maizena?
Bisa, namun tepung terigu lebih disarankan karena memiliki butiran yang lebih halus dan daya serap yang lebih tinggi terhadap cairan lendir ikan.
5. Apakah teknik ini membuat bumbu lebih meresap?
Ya, karena permukaan ikan sudah bersih dari lendir, pori-pori daging ikan menjadi lebih terbuka sehingga bumbu marinasi dapat meresap lebih maksimal ke dalam serat daging.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.
(brl/timah)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.