Hairul Umam on Sax
Tiyo Alibasjah pada gitar
Chaka Priambudi, Music Director, Bass, Piano

Musik tidak pernah diciptakan di ruang hampa. Ia butuh percakapan, butuh benturan ide, dan yang paling penting: butuh chemistry.
Di ITC Trio, kami memahami hal ini lebih dari siapapun. Perjalanan kami tidak dimulai di depan layar komputer dengan mouse dan keyboard, melainkan di atas panggung, berhadapan langsung dengan instrumen, memainkan nomor-nomor Jazz Standards yang menuntut kepekaan telinga dan improvisasi spontan.
Bertahun-tahun menjadi session player di berbagai gig mengajarkan kami satu hal vital: bagaimana cara mendengarkan.
Evolusi Menuju Orisinalitas
Seiring berjalannya waktu, keinginan untuk tidak hanya “memainkan” tetapi juga “menciptakan” mulai tumbuh. Kami bertiga—tiga sahabat dengan latar belakang komposer dan produser musik—memutuskan untuk membawa chemistry panggung kami ke dalam studio.
Hasilnya adalah sebuah eksplorasi bunyi yang personal. Kami merilis LEO (2020), disusul oleh Virgo (2021), dan Taurus (2022). Trilogi karya ini bukan sekadar lagu; ini adalah bukti transformasi kami. Dari sekadar menjaga tempo dan harmoni, menjadi arsitek suara yang membangun emosi dari nol. Kami belajar bagaimana menerjemahkan karakter (seperti zodiak yang unik) menjadi sebuah sonic identity.
Mengapa Memproduksi Musik Bersama Kami?
Banyak musisi atau penyanyi solo memiliki visi yang luar biasa, namun kesulitan menerjemahkannya menjadi track yang utuh. Di sinilah kami ingin berperan untuk Anda.
Berkarya bersama ITC Trio berarti Anda tidak hanya menyewa jasa produser, tetapi Anda berkolaborasi dengan tiga kepala yang memiliki akar musikalitas kuat.
• Sensibilitas Jazz: Kami tahu bagaimana memperkaya akor dan progresi lagu Anda agar tidak terdengar generik.
• Perspektif Produser: Kami paham teknis sound design, mixing, dan aransemen untuk memastikan karya Anda relevan dengan industri saat ini.
• Kolaborasi Sahabat: Suasana kerja kami cair, penuh diskusi, dan fun. Kami percaya musik terbaik lahir dari suasana hati yang baik.
Mari Ciptakan Karya Orisinil Anda
Apakah Anda seorang penyanyi penulis lagu yang butuh aransemen penuh? Atau sebuah band yang butuh “telinga ketiga” untuk memoles materi Anda?
Seperti halnya kami menemukan suara kami lewat LEO, Virgo, dan Taurus, kami ingin membantu menemukan suara otentik Anda. Jangan biarkan ide musik Anda menguap begitu saja. Mari bawa ke studio, bedah bersama ITC Trio, dan kita buat sesuatu yang timeless.
Siap untuk memproduksi musik Anda?
Hubungi Chaka Music 085881832305

Rekaman di Artsound Studio, Jakarta
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.